Kenapa Jadi Guru?

ilustrasi | google

Guru merupakan sebuah profesi yang sangat penting karena dengan adanya guru profesi lain pun ada. Tanpa guru mustahil ada pegawai, insinyur, dokter, pilot, polisi, tentara, perawat, bidan, anggota dewan, bahkan presiden. Peran guru sangat vital bagi kemajuan sebuah bangsa.

Namun terkadang kita tidak bangga memiliki profesi sebagai guru bahkan minder. Bila anda masih memiliki pandangan seperti itu, rubahlah dari sekarang. Seharusnya kita bangga menjadi seorang guru. Guru merupakan profesi yang mulia dan memiliki peran yang sangat vital bagi kemajuan bangsa.

Berikut adalah 8 alasan menurut penulis mengapa memilih guru sebagai profesi.

1. Sebagai sebuah profesi. Guru adalah sebuah profesi sebagaimana profesi-profesi yang lain, guru juga bisa menjadi profesi dalam mendapatkan penghasilan. Dengan menjadi guru kita juga bisa memberikan kehidupan yang layak untuk keluarga kita.

2. Sebagai ladang amal dan dakwah. Dengan mengamalkan ilmu yang ada pada kita, kita tidak akan lupa ilmu yang telah kita dapat selama sekolah dan kuliah bahkan dengan menjadi guru akan menambah ilmu serta wawasan kita, karena kita terus belajar dan mengajar.

3. Belajar lebih banyak tentang arti keikhlasan dan kesabaran. Ketika kita mengajar di kelas kita menghadapi murid yang memiliki karakter yang berbeda sehingga kita dituntut untuk selalu ikhlas dan sabar dalam menghadapi siswa.

4. Menjadi inspirator bagi generasi penerus (siswa). Sebaik-baiknya guru adalah guru yang bisa menjadi inspirasi bagi siswa. Menjadi orang yang selalu dapat memberikan semangat bagi anak didik dalam pendidikan dan kehidupan.

5. Sebuah kontribusi positif demi kemajuan bangsa di bidang pendidikan. Dengan menjadi guru kita turut ikut mencerdaskan bangsa. Kita memberikan konstribusi dalam memperluas cakrawala anak didik dalam pendidikan dan pergaulan di lingkungan.

6. Belajar karakter orang lain. Banyak kesan yang menarik ketika mengajar siswa yang memiliki berbagai karakter. Sehingga dapat menghilangkan rasa jenuh dan stress ketika berbaur dengan siswa.

7. Dapat mengasah kemampuan kita dalam hal  Inteligent Quotients (IQ), Emotional Quotients (EQ), dan Spiritual Quotients (SQ). Dengan menjadi guru kita dituntut untuk terus belajar dan belajar. Karena dalam mengajar siswa kita harus menjadi pribadi yang cerdas serta menjadi teladan bagi siswa.

8. Wadah sharing sesama. Sebagai guru kita bisa menjadi pribadi yang senantiasa berkarya, berkreasi dan berinovasi. Sehingga kita bisa berbagi dengan sesama dan juga anak didik kita.[dari berbagai sumber]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>