Penilaian Kinerja Guru

ilustrasi | google

Sejak 1 Januari 2013 lalu, Penilaian Kinerja Guru (PKG) sudah diberlakukan oleh Kementerian Pendidikan. Lebih setahun pemberlakuan PKG ini, namun masih banyak guru-guru yang belum begitu faham tentang apa dan bagaimana PKG tersebut.

Dalam mekanisme penilaian PKG ini, guru memang dituntut untuk lebih profesional dalam menjalankan profesi mereka sebagai seorang guru. Guru dituntut untuk mencatat dan mendokumentasikan semua kegiatan proses belajar mereka. Sehingga proses kepangkatan pun bisa dilakukan sebagaimana mestinya.

Guru dituntut untuk lebih profesional dalam melaksanakan kinerja mereka, baik dalam pengelolaan proses belajar mengajar maupun dalam proses pelaporan terhadap kinerja mereka. PKG bukanlah hantu yang menakutkan bila guru lebih serius dalam melaksanakan tugas.

Permendiknas 35/2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya menjadi acuan dalam kenaikan pangkat. Badan Kepegawaian Medan sebagai lembaga yang melakukan proses kepangkatan ini sekarangpun sudah menjalankan permendiknas nomor 35 sebagai acuan dalam kepangkatan. Sehingga banyak berkas guru yang melakukan usulan pangkat beberapa waktu lalu ditolak dan dikembalikan karena belum sesuai dengan juknis tersebut.

Bagaimana guru-guru mensiasati persoalan ini? Tentunya guru harus banyak membaca petunjuk dari Kementerian Pendidikan dalam pelaksanaan PKG ini, sehingga bisa meminimalkan atau bahkan tidak ada kesalahan lagi dalam pelaksanaan PKG. Apalagi dalam instrumen PKG ini sangat banyak isian-isian yang membutuhkan ketelitian. Sehingga guru, kepala sekolah/madrasah dan pengawas sangat dibutuhkan ketelitian. Sehingga tidak mengakibatkan rugi bagi diri sendiri dan orang lain.

Berikut beberapa petunjuk teknis yang perlu dimiliki oleh guru-guru dan perangkat penilai dalam pelaksanaan PKG tersebut:

1.Pedoman Pengelolaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
2.Buku 2 Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PK Guru)
3.Buku 4 Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan Angka Kreditnya
4.Buku 5 Pedoman Penilaian Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
5.Permendiknas 35/2010 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
6.Pedoman Penilaian Kinerja Kepala Laboratorium/Bengkel Sekolah/Madrasah
7.Panduan Penilaian Kinerja Ketua Program Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan
8.Pedoman Penilaian Kinerja Kepala Sekolah/Madrasah
9.Penilaian Kinerja Guru (Pedoman Teknis bagi Pengawas)

Petunjuk teknis atau pedoman tersebut bisa didownload di situs-situs tentang penilaian kinerja guru. Diusahankan situs MPD ini juga akan dimuat. [ZyM]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>